Tak Percaya Kisah Indah #Beauty Privilege Part 1
Kisah indah yang kumaksud adalah kisah indah pertemuan dengan seseorang yang aku sukai, aku kagumi, aku harapkan dan aku inginkan. Terlalu bulshit untuk ku bayangkan. Kamu pikir, kisahmu seindah kisah wattpad? kamu pikir, kisahmu semudah pemeran pria balik menyukaimu? atau mungkin yang mengejar-ngejarmu? atau yang awalnya cuek namun diam-diam tertarik pada kepribadianmu lalu pada akhirnya menyukaimu? Aku paling tidak percaya pada yang satu ini. Maksudnya, jangan terlalu banyak berharap kecuali jika kamu yakin kamu good looking.
Berhenti bermain didalam ekspektasimu, karena itu hanya akan membuatmu semakin berekspektasi dan berharap. Memang, kita tidak akan tahu endingnya akan seperti apa. Tapi, oh please.. lebih baik berhenti bermimpi dengan kisah happy ending yang hanya ada di angan-anganmu, dibanding diam dan menunggu waktu berjalan sendirinya. Terlalu sakit untuk mengulang alur yang sama. Kamu tahu kan? ini melelahkan.
Jangan tanyakan padaku bagaimana kisah asmaraku. Kalau saat ini aja aku masih sering bertanya-tanya "apakah ada yang mau denganku?"
No, ini bukan bagian dari seseorang yang tidak mencintai dirinya sendiri. I love my self, of course. Tapi kalian tahu kan, ada hal-hal yang harus kita sikapi secara realistis. Memang kesannya jahat pada diri sendiri. Namun, hanya itulah yang bisa kulakukan untuk membuatku bertahan dan bersikap bodoamat ketika di dunia ini, si good looking akan selalu punya tempat.
Ini bukan cerita motivasi apalagi cerita menguatkan. Ini adalah cerita yang menyadarkan. Aku ingin menulisnya tanpa mengucap kata apapun. Karena, selama ini aku selalu menguatkan diriku dengan kata-kataku sendiri ketika menatap diriku di depan cermin, dan ternyata, aku lelah melakukan itu. Selalu mengulang kata-kata yang sama. Padahal aku sudah tahu apa yang akan aku katakan.
Kalau sebagian dari kamu bilang "ah gak semua orang seperti itu kok" itu mungkin karena persentase "diterimamu" lebih besar dibanding "dibiarkanmu". Entah sampai kapan, beauty privilege ini akan terus berlaku tanpa disadari.
Kalau boleh aku minta, bisakah semua ini dicukupkan saja?
Komentar
Posting Komentar